Sederet Saham yang Picu IHSG Terpangkas 1% Lebih
Muhammad Julian Fadli
23 January 2026 11:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) amblas di zona merah, tertekan amat dalam. IHSG jatuh mencapai 1,43% ke posisi 8.863 pada pukul 10:30 WIB, Jumat (23/1/2026).
Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp15,88 triliun. Sepanjang pagi ini terdapat 34,76 miliar saham yang ditransaksikan yang didominasi aksi jual. Tercatat hanya ada penguatan di 111 saham dan 591 saham terjadi pelemahan. Sisanya, 97 saham stagnan.
Saham–saham transportasi, saham konsumen non primer, dan saham teknologi menjadi pendorong pelemahan IHSG dengan koreksi mencapai 2,71%, 2,71%, dan 2,25%. Disusul oleh saham energi yang terdepresiasi 2,24%.
Sejumlah saham menjadi pemberat laju IHSG pada perdagangan Sesi I pagi hari ini, termasuk saham big caps, yaitu saham BRPT, saham BREN, saham PTRO, hingga saham BBRI.
Berikut diantaranya berdasarkan data Bloomberg, Jumat (23/1/2026).
- Barito Pacific (BRPT) menekan 13,81 poin
- Barito Renewables Energy (BREN) menekan 12,99 poin
- Petrosea (PTRO) menekan 9,84 poin
- VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) menekan 6,16 poin
- Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) menekan 5,44 poin
- Bank Central Asia (BBCA) menekan 4,75 poin
- RMK Energy (RMKE) menekan 3,43 poin
- Capital Financial Indonesia (CASA) menekan 3,42 poin
- Bukit Uluwatu Villa (BUVA) menekan 3,35 poin
- Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menekan 3,15 poin




























