Wamen Menteri Komdigi Respons Dugaan Kebocoran Data 13 Kampus
Farid Nurhakim
22 January 2026 20:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyebut umumnya Badan Siber Sandi Negara (BSSN) bakal mengaudit terkait kebocoran data. Hal ini merespons ihwal data mahasiwa di 13 universitas diduga bocor.
"Itu biasanya BSSN yang akan melakukan audit soal kebocoran-kebocoran itu," kata Wamenkomdigi di Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2026).
Nezar menambahkan bahwa pihaknya prihatin atas dugaan kebocoran data ini, terutama jika terjadi di pusat-pusat layanan pemerintah. Oleh karena itu, Nezar mengeklaim Kemkomdigi selalu mengimbau agar lembaga pemerintah itu bisa menerapkan standar keamanan siber yang ketat.
Selain cyber security penting pula security measurement dan itu harus dimulai dari tingkat pertama. Contoh sederhananya, terkait kata sandi. "Ini nggak bisa lagi dengan model password yang gampangan gitu. Tapi harus dengan standar, kalau perlu model two-factor auauthentication (autentikasi dua faktor) gitu ya," ujar Nezar.
Pihaknya selanjutnya berharap setiap kementerian itu meninjau lagi ketangguhan Tim Tanggap Darurat Insiden Keamanan Siber (Computer Security Incident Response Team/CSIRT) yang dimiliki. Hal ini bertujuan untuk mencegah serangan dari perangkat lunak berbahaya (malware), yang bisa mencuri data dan lain sebagainya.






























