Tekanan jual dalam jumlah besar tersebut turut memengaruhi pergerakan saham BUMI di pasar. Pada penutupan perdagangan sesi I Kamis (22/1/2026), saham BUMI tercatat melemah 4,66% atau turun 18 basis poin ke level Rp368 per saham. Dalam periode satu pekan terakhir, harga saham BUMI juga telah terkoreksi sebesar 10,24%.
Sebelum aksi pelepasan saham oleh Treasure, tekanan jual pada saham BUMI juga datang dari Chengdong Investment Corporation. Investor tersebut tercatat melakukan divestasi secara bertahap sepanjang periode 23 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026.
Dalam rentang waktu tersebut, Chengdong melepas sekitar 3,7 miliar saham BUMI dengan harga transaksi berada di kisaran Rp363 hingga Rp461 per saham. Dari aksi tersebut, Chengdong mengantongi dana sekitar Rp1,5 triliun.
Penjualan saham tersebut turut berdampak pada struktur kepemilikan Chengdong di BUMI. Sebelum divestasi, Chengdong tercatat memiliki 22.276.410.130 saham atau setara 5,99%. Setelah aksi pelepasan, jumlah kepemilikannya turun menjadi 18.563.056.230 saham atau sekitar 4,99%.






























