Rupiah Berpeluang Menguat Terbatas Hari Ini
Tim Riset Bloomberg Technoz
22 January 2026 08:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Meredanya tensi ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Eropa berpotensi memperkuat posisi rupiah secara terbatas hari ini.
Di pasar Non-Deliverable Forward (NDF), rupiah menguat 0,9% ke Rp16.925/US$. Respons positif pasar terhadap tensi geopolitik yang mereda pasca pidato Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump membuat aset di pasar negara berkembang kembali dilirik dan mengalami penguatan terbatas.
Dalam pidatonya di World Economic Forum di Davos (Swiss), Trump menyebut dirinya menolak menggunakan militer untuk mengakuisisi Greenland. Meski begitu, kondisi ini tidak lantas menurunkan risiko dan membuat pasar pulih sepenuhnya.
Sebelumnya, lewat Menteri Keuangan Scott Bessent, AS sempat mengecam dorongan Prancis untuk mengadakan latihan militer yang dipimpin NATO di Greenland, memperingatkan negara-negara Eropa agar tidak mengirim pasukan ke pulau itu.
“Jika hanya ini yang [bisa] dilakukan Presiden Macron saat Eropa, dan anggaran Prancis berantakan, saya akan menyarankan agar dia berfokus pada hal-hal lain untuk rakyat Prancis,” kata Bessent kepada wartawan pada Rabu (21/1/2026) waktu setempat, seperti dikutip Bloomberg News.



























