Logo Bloomberg Technoz

BI Lapor Kondisi Penjualan Ritel Januari-Februari, Ini Hasilnya

Hidayat Setiaji
10 March 2026 11:12

Warga berbelanja diantara kios yang tutup di Plaza 2 Blok M, Jakarta, Rabu (3/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga berbelanja diantara kios yang tutup di Plaza 2 Blok M, Jakarta, Rabu (3/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia melaporkan hasil Survei Penjualan Eceran terbaru. Penjualan eceran atau ritel tumbuh pada Januari, dan diperkirakan lebih baik pada Februari.

Pada Selasa (10/3/2026), BI mengumumkan penjualan ritel yang dicerminkan dengan Indeks Penjualan Riil (IPR) untuk Januari berada di 223,6. Naik 5,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

"Terutama didukung oleh pertumbuhan penjualan Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi, Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta  Subkelompok Sandang," sebut laporan BI.


Namun secara bulanan (month-to-month/mtm), penjualan ritel pada Januari turun 2,7%. Ini karena normalisasi konsumsi masyarakat setelah Hari Natal dan Tahun Baru.

Sedangkan untuk Februari, BI memperkirakan IPR ada di 233,5. Tumbuh 6,9% yoy, dan kalau terwujud maka akan menjadi yang tertinggi sejak April tahun lalu atau 10 bulan terakhir.