Logo Bloomberg Technoz

Konflik AS-Iran Memanas, Pelaku Usaha Diminta Bersiap

Sultan Ibnu Affan
10 March 2026 11:00

Ilustrasi ekspor impor. (Bloomberg)
Ilustrasi ekspor impor. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta pelaku usaha di dalam negeri bersiap menghadapi dampak konflik geopolitik global yang kian memanas antara Iran dan Amerika Serikat (AS)-Israel yang berpotensi menekan perekonomian dan aktivitas bisnis.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengatakan dunia usaha perlu memperkuat ketahanan ekonomi nasional karena konflik tersebut berpeluang berlangsung lebih lama dari perkiraan awal.

“Kami catat bahwa perang di Timur Tengah ini bisa berlangsung mungkin lebih lama dari yang pertama kali kita prediksi. Jadi apakah itu 4–5 minggu mungkin suatu yang harus kita antisipasi,” kata Anindya dalam siaran resminya, Selasa (10/3/2026). 


Menurut Anin, sapaan akrabnya, ketegangan geopolitik global dapat memicu tekanan terhadap berbagai sektor ekonomi sehingga pelaku usaha perlu memperkuat fondasi bisnis untuk menjaga stabilitas nasional.

Dalam kondisi tersebut, dia menekankan pentingnya menjaga tiga aspek utama, yakni ketahanan energi, ketahanan pangan, dan stabilitas nasional.