Negara Lain Berpacu Jaga Stok BBM, Bahlil Andalkan Bensin Nabati
Azura Yumna Ramadani Purnama
09 March 2026 16:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah tengah mengkaji langkah mitigasi kenaikan harga dan pengetatan pasokan minyak dunia, salah satunya dengan mempercepat peningkatan campuran bahan bakar nabati.
Bahlil mengaku sedang mempertimbangkan untuk mendorong percepatan implementasi mandatori biodiesel B50 dan mandatori bensin dengan campuran etanol 20% atau bioetanol E20.
Adapun, Kementerian ESDM sebelumnya menargetkan mandatori bensin dengan campuran etanol 20% atau E20 diimplementasikan pada 2028.
Untuk B50, Kementerian ESDM mengupayakan mandatori campuran fatty acid methyl ester (FAME) sebesar 50% dalam solar tersebut dilakukan pada semester II-2026.
“Mungkin kita akan mendorong untuk mempercepat B50 sebagai salah satu alternatif. Kemudian kita akan mempercepat penerapan E20. Karena kalau harga minyak fosil bisa melampaui US$100 per barel, maka akan lebih murah jika kita melakukan blending,” kata Bahlil kepada awak media di Kantor Kementerian ESDM, Senin (9/3/2026).
































