Kecuali jika salah satu gubernur yang ada saat ini dipilih menjadi ketua baru, Trump akan terpaksa menggunakan posisi yang saat ini ditempati oleh Deputi Gubernur Stephen Miran untuk memasukkan kandidat pilihannya. Miran sendiri, yang saat ini sedang cuti di luar tanggungan negara dari jabatannya sebagai penasihat ekonomi senior presiden, akan mengakhiri masa jabatannya bulan ini, namun ia dapat tetap menjabat sampai ada pengganti yang resmi.
Pencarian panjang Trump untuk sosok Gubernur The Fed yang baru tampaknya hampir mencapai garis finis. Pada hari Rabu, Trump menyatakan bahwa daftar kandidat kini telah mengerucut dalam apa yang dilihat publik sebagai persaingan empat orang.
"Saya bisa katakan kami sudah mengerucut ke tiga nama, lalu menjadi dua, dan mungkin saya bisa katakan bahwa dalam pikiran saya, sekarang tinggal satu nama," ungkap Trump.
Chief investment officer BlackRock Inc, Rick Rieder; Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett; Deputi Gubernur The Fed Christopher Waller; serta mantan gubernur Kevin Warsh dipandang sebagai kandidat terakhir setelah proses pencarian yang dipimpin Menteri Keuangan Scott Bessent.
Hassett sebelumnya dianggap sebagai kandidat terkuat untuk posisi tersebut. Namun, pekan lalu Trump menyampaikan kekhawatirannya bahwa memindahkan Hassett ke The Fed akan membuat pemerintahannya kehilangan sosok penting dalam menyampaikan kebijakan ekonomi.
“Saya justru suka dia tetap di posisinya sekarang,” kata Trump.
Sementara itu, Rick Rieder dari BlackRock mulai mendapatkan momentum karena dianggap sebagai sosok yang lebih mudah mendapatkan persetujuan konfirmasi di Senat.
Namun, upaya Trump untuk mengganti Powell terancam terganjal di Senat. Langkah Gedung Putih yang mengeluarkan subpoena terhadap Fed memicu perlawanan dari anggota parlemen. Senator Thom Tillis dari Partai Republik telah bersumpah untuk menentang nominasi Fed apa pun sampai kasus penyelidikan renovasi tersebut diselesaikan.
Menanggapi ancaman boikot dari Tillis tersebut, Trump tampak tidak ambil pusing. "Terserahlah," jawabnya singkat. "Dia juga tidak akan menjadi senator lebih lama lagi," tambah Trump merujuk pada Tillis yang memang tidak mencalonkan diri kembali tahun ini.
(bbn)





























