Bursa Asia Bersiap Menguat usai Sinyal Trump Akhiri Perang Iran
News
10 March 2026 07:00

Richard Henderson - Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak mentah dunia mulai melandai sementara bursa saham Asia bersiap menguat pada perdagangan Selasa (10/3). Tren positif ini mengikuti penutupan zona hijau di Wall Street setelah Presiden Donald Trump memberikan sinyal bahwa perang dengan Iran mungkin akan segera berakhir.
Kontrak berjangka (futures) indeks saham di Jepang, Korea Selatan, dan Hong Kong terpantau naik pagi ini. Sentimen ini mengekor indeks S&P 500 yang menguat 0,8% pada Senin (9/3) setelah sempat berbalik arah dari zona merah. Di Australia, bursa saham bahkan melonjak lebih dari 1% saat pembukaan pasar.
Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) merosot hingga 10% pada Selasa (10/3), melanjutkan tren penurunan yang dimulai sejak sesi New York pasca-pernyataan Trump. Sementara itu, imbal hasil (yield) obligasi AS (Treasury) tenor 10 tahun menghentikan reli kenaikan lima harinya, dan nilai tukar dolar AS mulai melemah.
Pergeseran optimisme pasar ini dipicu oleh pernyataan Trump yang menyebut bahwa konflik dengan Iran akan tuntas "segera." Meski Trump tidak yakin perang akan berakhir sepenuhnya minggu ini, ia menegaskan bahwa operasi militer tersebut berjalan lebih cepat dari jadwal. Trump bahkan mendeskripsikan tujuan militer AS saat ini sudah "hampir selesai sepenuhnya."




























