Tantangan Ekspor Beras RI: Harga Mahal, Stok Global Melimpah
Redaksi
18 January 2026 12:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rencana pemerintah membuka opsi ekspor beras di tengah stok domestik yang melimpah menghadapi tantangan besar, terutama dari sisi harga dan kondisi pasar global. Pasar beras dunia saat ini dinilai berada dalam fase kelebihan pasokan dengan harga yang relatif rendah.
Pengamat pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia, Khudori menilai wacana ekspor kerap terdengar menarik di level narasi, namun implementasinya tidak sederhana. Kondisi global saat ini sangat berbeda dibanding periode pandemi atau ketika India membatasi ekspor beras.
“Sekarang ini beras di pasar dunia itu melimpah, harganya murah. Jadi tidak sulit buat importir untuk beli beras. Berbeda dengan tahun-tahun ketika ada COVID ya, atau tahun 2022–2023, itu yang India membatasi ekspor itu.” kata Khudori kepada Bloomberg Technoz beberapa waktu lalu.
Ia mempertanyakan daya saing harga beras Indonesia di pasar internasional. Berdasarkan perbandingan yang ia sampaikan, harga beras dunia hanya sekitar setengah dari harga beras domestik, sehingga membuka potensi selisih yang signifikan.
“Kalau pertanyaan saya kan, mau dijual dengan harga berapa? Harga beras dunia itu kira-kira setengah dari harga beras kita.”































