Zulhas Soal Perjanjian Impor Beras AS: Hanya Jenis Khusus
Azura Yumna Ramadani Purnama
02 March 2026 20:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan impor beras dari Amerika Serikat (AS) terkait kesepakatan dagang timbal balik atau Agreement on Reciprocal Trade (ART) hanya bakal dilakukan terhadap beras jenis khusus.
Dia mengungkapkan, beras khusus tersebut seperti jenis beras jepang, beras basmati, serta beberapa beras khusus untuk kebutuhan kesehatan. Dengan begitu, dia mengklaim beras yang diimpor bukan merupakan beras yang biasa dikonsumsi masyarakat.
“Itu namanya 1.000 ton itu perjanjian mengenai beras khusus, seperti beras itu ada beras jepang, ada basmati disebut beras khusus, kalau beras khusus ada beras yang buat orang kena gula gitu. Kita yang jelas bukan beras itu bukan yang buat makanan kita,” kata Zulkifli kepada awak media, di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (2/3/2026).
Dia menyatakan Indonesia juga memiliki beberapa perjanjian impor beras khusus, sebagaimana yang dilakukan sengan Jepang. Dia menyatakan Indonesia memiliki perjanjian impor beras Jepang untuk kebutuhan restoran Jepang.
Bahkan, klaim Zulkifli, beras khusus dari Jepang tersebut memiliki harga sekitar Rp100.000 per kilogram (kg) sehingga bukan merupakan beras yang umum dikonsumsi masyarakat. “Mahal itu kan Rp100.000 lebih satu kilogram, siapa mau beli ya, yang beli kan yang makan di resto Jepang aja kan,” kata dia.































