Logo Bloomberg Technoz

7 Perusahaan Antre IPO, Mayoritas Beraset Jumbo

Artha Adventy
16 January 2026 17:00

Pengunjung melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (15/1/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean)
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (15/1/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sejumlah perusahaan masih mengantre dalam pipeline pencatatan perdana saham atau IPO Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun ini.

Sampai pertengahan Januari 2026, BEI mencatat tujuh perusahaan tengah berproses untuk melantai di bursa efek. Mayoritas perusahaan memiliki aset dengan skala besar di atas Rp250 miliar.

Secara sektoral, pipeline kali ini berasal dari basic materials, consumer cyclicals, energy, financials, healthcare, industrials, technology, serta transportation & logistic.


Sektor keuangan menjadi salah satu kontributor terbesar dalam antrean IPO, disusul sektor energi dan sektor berbasis konsumen.

Sementara itu, pada pipeline obligasi, hingga saat ini, telah diterbitkan 9 emisi obligasi dari 7 penerbit dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp5,85 triliun.