Logo Bloomberg Technoz

Citigroup Proyeksi IPO Sepi Awal 2026: Tantangan Likuiditas

Sultan Ibnu Affan
16 January 2026 14:20

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Citigroup memperkirakan aksi penawaran umum perdana (IPO) saham di Indonesia masih belum menunjukkan gairah yang signifikan pada paruh pertama tahun ini.

Head of Asia Equity Capital Markets Syndicate Citi, Rob Chan mengatakan, itu lantaran aktivitas kinerja pasar saham dalam negeri masih belum menunjukkan pemulihan signifikan dalam jangka pendek.

"Aktivitas IPO dalam jangka pendek di Indonesia, kami tidak memperkirakan adanya IPO signifikan pada paruh pertama tahun ini," ujar Rob dalam Asia South Investment Banking Outlook 2026 secara daring, dikutip Jumat (16/1/2026).


Rob mengatakan, sepanjang tahun lalu total ekuitas pasar modal atau ECM di Indonesia sendiri baru mencapai di kisaran US$1 miliar, tidak jauh berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Hal itu, kata dia, menunjukkan bahwa likuiditas perdagangan di Indonesia masih belum cukup menarik minat para investor yang menjadi salah satu pertimbangan utama dalam berinvestasi.