Logo Bloomberg Technoz

Imbas Isu Timur Tengah, Support IHSG Bisa Tembus Kisaran 7.800

Redaksi
03 March 2026 05:20

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sejumlah sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan Selasa (3/3/2026) imbas eskalasi konflik di Timur Tengah.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Abida Massi Armand berpendapat, pemberat IHSG berasal dari saham konglomerasi dan perbankan.

“Indeks secara keseluruhan tetap terkoreksi karena sektor-sektor lain yang besar bobotnya, seperti konglomerasi dan perbankan,” kata Abida saat dihubungi, Senin (2/3/2026).


Abida mengatakan saham dengan kapitalisasi pasar besar belakangan mencatatkan tekanan jual intensif akibat kekhawatiran eskalasi konflik di Timur Tengah.

“Sehingga pergerakan hari ini kemungkinan lebih mencerminkan redistribusi modal daripada rebound broad-based,” kata Abida.