Logo Bloomberg Technoz

IHSG Rekor Tertinggi, Investor Asing Borong 10 Saham Ini

Muhammad Julian Fadli
15 January 2026 08:06

Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Rabu 14 Januari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup hari di zona harga tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) dengan keberhasilan menguat 0,94% di posisi 9.032,58.

Sejalan dengan tren bullish IHSG, investor asing gencar melangsungkan beli bersih (net buy) mencapai Rp1,16 triliun pada perdagangan saham seluruh pasar. Senada, pada pasar reguler investor asing net buy Rp1,1 triliun.

Adapun investor asing mencatat net buy terbesar pada saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mencapai Rp376,4 miliar. Dimotori pembelian beli yang deras, saham ARCI menguat 11,11% hingga melesat di posisi Rp1.950/saham.

Penutupan Saham ARCI pada Rabu 14 Januari 2026 (Sumber: Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi yang paling jadi incaran akumulasi oleh investor asing selama perdagangan Rabu (14/1/2026):

  1. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Rp376,4 miliar
  2. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp212,93 miliar
  3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp187,98 miliar
  4. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp94,42 miliar
  5. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp93,18 miliar
  6. PT Astra International Tbk (ASII) Rp84,42 miliar
  7. PT Timah Tbk (TINS) Rp82,29 miliar
  8. PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) Rp74,99 miliar
  9. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp60,76 miliar
  10. PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) Rp58,36 miliar

Pada kesempatan yang sama, investor asing net sell yang masif pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp224,83 miliar. Imbas manuver jual, saham BBCA melemah 0,93% dan ditutup di posisi Rp8.000/saham.

Penutupan Saham BBCA pada Rabu 14 Januari 2026 (Sumber: Bloomberg)