Logo Bloomberg Technoz

Melesat Nyaris 1%, IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru Hari Ini

Muhammad Julian Fadli
14 January 2026 18:02

Karyawan melihat layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan melihat layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatat rekor tertinggi baru sepanjang masa perdagangan saham (All Time High/ATH). Pada Rabu (14/1/2026), IHSG ditutup menguat 0,94% di posisi 9.032,58 yang merupakan level harga tertinggi penutupan.

Adapun sejak siang hari tadi, laju IHSG langsung melesat ke level 9.049,29 yang juga merupakan level harga ATH baru secara intraday. Sedang level terendah IHSG tercatat 8.979,6.

Penutupan IHSG Sesi II pada Rabu 14 Januari 2026 (Bloomberg)

Total transaksi hari ini mencapai Rp29,3 triliun, dari sejumlah 64,37 miliar saham yang ditransaksikan sepanjang perdagangan, dengan frekuensi yang terjadi 3,43 juta kali diperjualbelikan. Sementara Kurs Rupiah juga berhasil menguat 0,03% ke level Rp16.860/US$ pada tutup dagang.


Sebanyak 440 saham mengalami kenaikan, dan ada 240 saham turun. Sementara itu, ada 128 saham tidak bergerak.

Penyebab IHSG Menguat

Saham–saham Konsumen non primer, saham infrastruktur, dan saham perindustrian menjadi pendorong kenaikan IHSG hingga berhasil pecah rekor baru, dengan menguat 3,21%, 2,21%, dan 1,97%, disusul oleh menguatnya saham energi mencapai 1,72%.