Logo Bloomberg Technoz

Harga Batu Bara Naik, Tertinggi dalam 2 Pekan

Hidayat Setiaji
14 January 2026 08:18

Tumpukan batu bara di Terminal Kontainer Pelabuhan Guoyuan di Chongqing, China./Bloomberg-Na Bian
Tumpukan batu bara di Terminal Kontainer Pelabuhan Guoyuan di Chongqing, China./Bloomberg-Na Bian

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga batu bara naik pada perdagangan kemarin. Kenaikan terjadi usai harga si batu hitam turun dua hari beruntun.

Pada Selasa (13/1/2026), harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan mendatang ditutup di US$ 107,65/ton. Bertambah 0,51% dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi yang tertinggi sejak 29 Desember atau sekira dua pekan terakhir.

Harga batu bara naik usai melemah dua hari berturut-turut. Selama dua hari tersebut, harga terpangkas 0,28%.


Mengutip Bloomberg News, JPMorgan Chase & Co menilai transisi ke energi baru-terbarukan mungkin akan memakan waktu lebih lama. Volatilitas pun sepertinya akan tinggi.

“Kita seperti mengulang kembali. Transisi ke energi bersih masih akan terjadi, tetapi rasanya akan lebih memakan waktu dari perkiraan semula. Volatilitas juga akan tinggi,” ungkap James Janoskey, Global Co-Head of Natural Resources Group di JPMorgan.