Logo Bloomberg Technoz

Tak Cuma Setop Impor, Indonesia Akan Surplus Solar Tahun Ini

Redaksi
13 January 2026 08:33

Bahlil di RDMP Balikpapan (12/01/2026). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)
Bahlil di RDMP Balikpapan (12/01/2026). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa Indonesia akan menyetop impor bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di tahun ini. Bahkan menurutnya, Indonesia tidak hanya menghentkan impor, namun berpotensi mencatat surplus solar sebesar 1,4 juta kiloliter (kl).

Bahlil menyebut proyeksi tersebut tercermin dari perhitungan produksi dan konsumsi solar nasional. Pada 2025, konsumsi solar dalam negeri mencapai sekitar 38 juta kl, di mana 5 juta kl di antaranya masih dipenuhi dari impor. Namun, ia menegaskan bahwa produksi solar domestik tahun ini mampu menutup, bahkan melampaui, kebutuhan impor tersebut.

“Impor (solar) kita tinggal 5 juta kl, jadi sudah tertutupi. Bahkan, surplus 1,4 juta kl,” ujar Bahlil di Balikpapan, Senin (12/1).


Ia kemudian menuturkan dua alasan mengapa Indonesia akan mencapai surplus tersebut.

Bahlil di RDMP Balikpapan (12/01/2026). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Pertama, pemerintah akan menerapkan kebijakan biodiesel B50 pada tahun ini, yang merupakan kelanjutan dari kebijakan biodiesel B40 di tahun lalu. Biodiesel B50 sendiri merupakan bahan bakar nabati (BBN) dengan komposisi 50 persen minyak sawit dan 50 persen solar. Jika komposisi minyak sawit semakin besar, maka kebutuhan solar bisa semakin ditekan.