Logo Bloomberg Technoz

Produsen Tempe Akui Belum Nikmati Insentif Kedelai

Pramesti Regita Cindy
22 July 2026 10:40

Parjin memilih kedelai di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Parjin memilih kedelai di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia atau Gakoptindo menyebut penyaluran subsidi harga kedelai sebesar Rp2.000 per kilogram (Kg) yang sebelumnya disiapkan pemerintah hingga kini belum juga terealisasi. 

Sekretaris Jenderal Gakoptindo Wibowo Nurcahyo mengatakan sebab hingga saat ini subsidi belum dicairkan lantaran harga kedelai masih berada di bawah Harga Acuan Pemerintah (HAP) yang ditetapkan sebesar Rp12.000/Kg.

Sementara itu, harga kedelai saat ini masih berada di kisaran di bawah Rp10.000 hingga di bawah Rp11.000/Kg. Dengan demikian, subsidi belum diberikan. 


"Alhamdulillah, sampai saat ini subsidi itu tidak cair. [..] Badan Pangan Nasional masih [terus-terusan] rapat, dan ada aturan yang membuat itu [subisidi] akan sulit diserahkan. Aturannya adalah HAP, Rp12.000. Sedangkan harga kedelai masih di bawah Rp10.000 di bawah Rp11.000," kata Wibowo kepada Bloomberg Technoz, Rabu (22/4/2026).  

"Jadi mungkin kalau memang pemerintah mau berikan subsidi, aturannya dibenahi gitu," tegasnya.