Logo Bloomberg Technoz

Ekonom Proyeksi Bank Sentral Tahan BI Rate Tetap 5,75%

Redaksi
22 July 2026 10:29

Gubernur BI, Perry Warjiyo saat pertemuan tahunan Bank Indonesia 2025 di Jakarta, Jumar (28/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Gubernur BI, Perry Warjiyo saat pertemuan tahunan Bank Indonesia 2025 di Jakarta, Jumar (28/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Peneliti ekonomi memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI bulanan yang berlangsung 21-22 Juli 2026.

Teuku Riefky, Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) menilai bank sentral akan mempertahankan BI Rate tetap di level 5,75%, sembari mengevaluasi dampak pengetatan kebijakan terbaru terhadap nilai tukar, inflasi, dan aktivitas ekonomi domestik.

“Inflasi diperkirakan akan tetap berada dalam kisaran target BI,” ujar Riefky dalam laporan hasil risetnya, Rabu (22/7/2026).


Dia menjelaskan, risiko kenaikan inflasi meningkat menyusul ketegangan geopolitik yang kembali memanas di Timur Tengah dan berpotensi menaikkan harga energi global dan berkontribusi terhadap inflasi impor. Namun, tekanan inflasi ini sebagian besar didorong oleh sisi penawaran

Oleh karena itu, Riefky menilai laju inflasi kemungkinan besar tidak dapat diatasi secara efektif hanya melalui pengetatan moneter tambahan saja.