Trump Siap Berlakukan Tarif Baru Jumat Ini, Incar Puluhan Negara
News
22 July 2026 09:10

Alicia Diaz, Jennifer A. Dlouhy dan Hadriana Lowenkron - Bloomberg News
Bloomberg, Donald Trump bersiap mengenakan tarif impor baru terhadap produk-produk dari puluhan negara pada Jumat (24/7), menurut sejumlah sumber yang mengetahui masalah tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan rezim tarifnya tetap berlaku, bahkan setelah tarif global sementara sebesar 10 persen berakhir.
Bulan lalu, pemerintahan Trump mengusulkan tarif baru minimal 10 persen terhadap 60 mitra dagang dengan alasan negara-negara tersebut dinilai memiliki standar yang longgar dalam menangani praktik kerja paksa. Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya karena rencana tersebut belum diumumkan secara resmi, tim Trump tengah mempersiapkan pemberlakuan tarif tersebut pada akhir pekan ini. Namun, belum dapat dipastikan apakah besaran tarif yang akan diterapkan akan berbeda dari usulan awal.
Tarif sementara yang diberlakukan Trump dijadwalkan berakhir pada Jumat. Jika tarif baru mulai diterapkan sebelum tenggat tersebut, Gedung Putih dapat menghindari adanya jeda antara kebijakan lama dan yang baru. Meski demikian, rencana itu masih belum bersifat final dan masih dapat berubah.
Trump sebelumnya menerapkan tarif umum sebesar 10 persen setelah Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan tarif global yang diberlakukannya pada awal tahun ini.
































