Logo Bloomberg Technoz

Tekanan Belum Reda, Simak Proyeksi Rupiah Hari Ini

Tim Riset Bloomberg Technoz
13 January 2026 08:14

Karyawan menghitung uang rupiah di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menghitung uang rupiah di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pergerakan rupiah pada 2026 belum menunjukkan perbaikan. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus melemah, hingga penutupan perdagangan spot kemarin tergerus 0,32% di posisi Rp16.833/US$.

Di perdagangan kontrak Non-Deliverable Forward (NDF) pagi ini, Selasa (13/1/2026), kurs rupiah terhadap dolar AS dihargai Rp16.884/US$.

Pergerakan rupiah di pasar kontrak NDF year to date pada Selasa (13/1/2026). Sumber: Bloomberg.

Pasar NDF yang kerap jadi barometer pelaku pasar dalam memproyeksi pergerakan harga rupiah terus mencatatkan pelemahan. Dalam satu pekan, rupiah sudah tergerus 0,87%. 


Pelemahan yang diperkirakan akan terus berlanjut ini disebabkan oleh volatilitas global yang masih terjadi. Selain invasi AS ke Venezuela, gejolak revolusi di Iran, pasar juga tengah merespons arah suku bunga AS yang belum terlihat arahnya. 

Lantas, bagaimana nasib rupiah di hari ini?