Logo Bloomberg Technoz

Pengusaha Mulai Efisiensi Biaya Logistik Imbas Konflik AS-Iran

Sultan Ibnu Affan
02 March 2026 13:30

Ilustrasi Perdagangan Ekspor Impor di Pelabuhan. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi Perdagangan Ekspor Impor di Pelabuhan. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengatakan para pelaku usaha mulai melakukan efisiensi struktur biaya sebagai langkah antisipasi meningkatnya tekanan global akibat eskalasi perang Iran-AS yang berdampak pada harga energi, biaya logistik, dan volatilitas pasar.

Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani mengatakan ketidakpastian global telah mendorong dunia usaha bersikap lebih defensif dengan menyesuaikan pola produksi dan distribusi agar tekanan biaya tidak semakin menggerus margin.

“Dalam jangka pendek, pelaku usaha saat ini fokus pada langkah-langkah mitigasi risiko yang bersifat realistis dan adaptif, di antaranya melalui penyesuaian struktur biaya produksi dan distribusi serta peningkatan efisiensi operasional,” kata Shinta dalam keterangannya, Senin (2/3/2026).


Menurutnya, ketidakpastian global saja sudah cukup untuk mendorong kenaikan harga energi dan logistik, sehingga dunia usaha tidak memiliki banyak pilihan selain melakukan efisiensi untuk menjaga keberlangsungan usaha.

Apalagi, kata dia, sebagai negara pengimpor bersih minyak, Indonesia dinilai sangat rentan terhadap fluktuasi harga energi global, yang paling berpengaruh imbas dari penutupan Selat Hormuz.