Logo Bloomberg Technoz

Nilai Impor Januari 2026 Melonjak 18,2%, Sejalan dengan Estimasi

Pramesti Regita Cindy
02 March 2026 11:25

Ilustrasi Perdagangan Ekspor Impor di Pelabuhan. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi Perdagangan Ekspor Impor di Pelabuhan. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja nilai impor Indonesia pada Januari 2026 tercatat sebesar US$21,2 miliar, atau melonjak 18,21% dibanding Januari pada 2025. Angka ini tak berbeda jauh dari konsensus ekonom yang memperkirakan nilai impor Indonesia melonjak 20%.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyebutkan nilai impor migas pada Januari 2026 tercatat US$3,17 miliar atau naik 27,52%. Sementara itu, nilai impor nonmigas naik 16,7% dengan nilai US$18,04 miliar.

"Peningkatan impor nonmigas memberi andil 14,40% terhadap peningkatan impor," ujar Ateng dalam konferensi pers, Senin (2/3/2026).


Dia menjelaskan rinci, menurut penggunaannya, terjadi peningkatan nilai impor pada seluruh golongan penggunaan secara tahunan. Nilai impor barang konsumsi tercatat naik 11,81%, impor bahan baku penolong --sebagai pendorong utama kinerja impor-- naik 14,67% dengan andil 10,61%, dan impor barang modal melonjak 35,32%.

Konsensus Bloomberg memperkirakan pertumbuhan impor Indonesia pada Januari 2026 melonjak hingga 20% secara tahunan (year-on-year). Proyeksi angka ini jauh lebih kuat dibanding periode Desember lalu yang terkontraksi 2,7%.