Serangan Militer AS ke Iran Diduga Pakai Teknologi AI Anthropic
Redaksi
02 March 2026 14:48

Bloomberg Technoz, Jakarta - Teknologi kecerdasan buatan atau AI milik Anthropic, Claude, berkontribusi pada serangan militer Amerika Serikat ke Iran pada akhir pekan lalu. Claude dilaporkan terintegrasi dalam Komando Pusat AS.
Menurut sumber Wall Street Journal, AI digunakan pada seluruh komando militer termasuk di kawasan Timur Tengah. Sistem operasi memanfaatkan Claude dalam penilaian intelijen, identifikasi target, juga simulasi skenario pertempuran selama periode serangan terhadap Iran. Pihak terkait menolak untuk berkomentar. Bagaimana aksi penyerangan disusun.
Kabar terbaru ini hadir pasca perusahaan yang didirikan oleh Dario Amodei, mantan karyawan OpenAI, tersebut menolak proposal kerja sama dengan Pentagon, AS. Presiden Donald Trump juga sudah menginstruksikan lembaga federal menyudahi penggunaan tool AI milik Anthropic.
Negosiasi antara Departemen Pertamanan dan Anthropic mengalami kebuntuan sebelumnya, dengan Amodei berpandangan bahwa penggunaan tool AI mereka oleh militer tidak sesuai dengan hati nurani.
Startup AI ini teguh pada dua pembatasan spesifik: mereka tidak ingin teknologinya digunakan untuk pemantauan warga AS atau serangan mematikan secara otonom tanpa campur tangan manusia.
































