Logo Bloomberg Technoz

Beras Satu Harga Gunakan Beras SPHP, Bulog Jual Rp11 Ribu per Kg

Mis Fransiska Dewi
12 January 2026 16:30

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (Bloomberg Technoz/Mis Fransiska)
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (Bloomberg Technoz/Mis Fransiska)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perum Bulog menyatakan beras yang digunakan untuk program beras satu harga merupakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) atau dalam kategori beras medium. Nantinya Bulog akan menjual beras tersebut dengan harga Rp11.000/kilogram (kg). 

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan nantinya beras satu harga tersebut akan dijual dengan harga yang sama di seluruh wilayah Tanah Air mengikuti harga eceran tertinggi (HET) yakni di level Rp12.500/kg. Artinya, para pengecer bakal mendapatkan keuntungan sebesar Rp1.500/kg. 

“Beras satu harga dari Sabang sampai Merauke adalah beras SPHP bukan beras premium ya. Itu nanti keluar gudang kami rencanakan [seharga] Rp11.000. Di Sabang, di Jawa, di Kalimantan, di Sulawesi, bahkan sampai Papua. Tapi untuk harga ecerannya tetap mengikuti harga eceran tertinggi yaitu Rp12.500,” kata Rizal saat ditemui di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Senin (12/1/2026). 


Rizal menuturkan beras satu harga diterapkan karena harga beras di wilayah Indonesia bagian Timur bahkan tembus lebih dari Rp16.000/kg. Dengan aturan baru itu, nantinya seluruh wilayah dapat membeli beras seharga Rp12.500/kg. 

Dia juga menjelaskan harga jual beras satu harga sudah termasuk dalam margin fee yang ditetapkan sebesar 7%. Hingga saat ini, Rizal menuturkan kebijakan beras satu harga dilakukan setelah margin fee 7% sudah diterapkan oleh Bulog.