Saham–saham barang baku juga berhasil mengalami penguatan 0,98%.
Kenaikan IHSG yang begitu percaya diri merupakan efek secara langsung dari melesatnya sejumlah saham Big Caps.
Berikut selengkapnya berdasarkan data Bloomberg, Jumat (9/1/2026).
- Amman Mineral Internasional (AMMN) menyumbang 8,37 poin
- Bank Central Asia (BBCA) menyumbang 4,75 poin
- Bumi Resources (BUMI) menyumbang 4,16 poin
- Bukit Uluwatu Villa (BUVA) menyumbang 3,87 poin
- Vktr Teknologi Mobilitas (VKTR) menyumbang 3,48 poin
- Dian Swastatika Sentosa (DSSA) menyumbang 3,28 poin
- Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI) menyumbang 2,85 poin
- Bumi Resources Minerals (BRMS) menyumbang 2,24 poin
- Garuda Indonesia (GIAA) menyumbang 2,22 poin
- MNC Tourism Indonesia (KPIG) menyumbang 2,14 poin
Adapun saham–saham Konsumen non primer lainnya juga jadi pendorong laju melesatnya IHSG, saham PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) melesat dengan kenaikan 32,5%, dan saham PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) juga melesat di zona hijau dengan menguat 24,6%.
Disusul oleh penguatan saham properti lain, saham PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) yang menguat 23,8%, saham PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melesat 19%, dan saham PT Jababeka Tbk (KIJA) yang mencetak penguatan 14,1%.
Adapun Bursa Asia hari ini juga didominasi penguatan. Indeks KOSPI Korea meninggi 0,75%, Shanghai melesat 0,58%, SETI Thailand melejit 0,56%, KOSDAQ menghijau 0,41%, PSEi - Philippine menguat 0,39%, FTSE KLCI Malaysia menguat 0,34%, Hang Seng Hong Kong menguat 0,22%, dan CSI 300 China terapresiasi 0,11%.
Panin Sekuritas memaparkan, Katalis positif yang mendorong laju indeks adalah rilis data laju penjualan motor periode Desember 2025 yang tumbuh 14,5% YoY (dari sebelumnya: tumbuh 2,1% YoY; estimasi: pertumbuhan 3,6% YoY).
Di sisi lain, rilis data consumer confidence periode Desember 2025 tercatat melemah tipis ke level 123,5 (dari sebelumnya: 124; dengan estimasi: 125).
Selain itu, Phintraco Sekuritas menyebut, secara teknikal, terjadi pelebaran pada positive slope dan stochastic RSI berada di daerah overbought.
“Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 8.960 – 9.000 pada sesi kedua perdagangan hari ini,” jelas Phintraco.
(fad)


























