Sementara itu, rencana Donald Trump untuk meningkatkan anggaran militer AS mengangkat saham-saham sektor pertahanan di berbagai belahan dunia. Saham perusahaan seperti Lockheed Martin Corp, Northrop Grumman Corp, dan Kratos Defense & Security Solutions Inc melonjak setelah Trump memberi sinyal akan menaikkan belanja militer menjadi US$1,5 triliun pada 2027.
“Trump sangat aktif di media sosial dan memicu pelemahan pada saham-saham terkait perumahan serta perusahaan besar pembeli rumah. Namun hal itu diimbangi oleh komentarnya yang spontan soal kenaikan anggaran pertahanan,” ujar Thomas Thornton, pendiri Hedge Fund Telemetry LLC.
Dalam perkembangan lain, ConocoPhillips, Exxon Mobil Corp, dan sejumlah perusahaan minyak AS lainnya tengah mengkaji peran yang bisa mereka ambil untuk membantu menghidupkan kembali industri energi Venezuela, kata Menteri Energi AS Chris Wright usai pertemuan dengan para eksekutif.
Pada saat yang sama, produktivitas tenaga kerja AS meningkat tajam pada kuartal ketiga, mencatat laju tercepat dalam dua tahun terakhir. Hal ini memperkuat indikasi bahwa peningkatan efisiensi membantu meredam tekanan inflasi dari sisi upah.
Katalis Baru
Para ahli strategi di Wall Street kini mencari pendorong baru yang dapat menopang pasar bullish saham AS, di tengah kekhawatiran perlambatan perdagangan terkait kecerdasan buatan. Goldman Sachs Group Inc menyoroti perusahaan-perusahaan yang diuntungkan ketika belanja kelas menengah meningkat, seperti penyedia layanan kesehatan, produsen material, dan pembuat produk kebutuhan pokok.
Tim lain di bank tersebut memperingatkan bahwa valuasi saham saat ini berada di level premium yang tinggi, sehingga pasar rentan terkoreksi jika kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi meningkat.
“Latar belakang makroekonomi berpotensi menjadi kurang bersahabat pada paruh kedua tahun ini,” tulis tim yang dipimpin Christian Mueller-Glissmann. “Meningkatnya risiko resesi di AS akan memperbesar peluang terjadinya pasar bearish yang lebih dalam, terutama mengingat valuasi yang sudah tinggi.”
Di sektor kecerdasan buatan, China disebut berencana menyetujui sebagian impor chip H200 milik Nvidia Corp paling cepat pada kuartal ini, menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut. Langkah ini berpotensi membuka kembali akses Nvidia ke pasar yang krusial.
Adapun pergerakan saham individual lainnya, Alphabet Inc menguat setelah Cantor Fitzgerald menaikkan rekomendasi saham raksasa teknologi tersebut menjadi overweight. Saham Soho House & Co melemah setelah operator klub anggota itu menyatakan menghadapi kesenjangan pendanaan terkait rencana penjualan perusahaan. Sementara itu, saham Jefferies Financial Group Inc turun setelah bank investasi tersebut melaporkan laba per saham kuartal keempat yang meleset dari rata-rata perkiraan analis.
(bbn)





























