Platform dari Eks Karyawan Apple Bisa Prediksi Kemunculan Pelangi
Farid Nurhakim
24 February 2026 14:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Para perancang aplikasi cuaca Dark Sky, yang menjual aplikasinya ke Apple pada Maret 2020, belum lama ini mengumumkan peluncuran aplikasi baru bernama Acme Weather. Mereka mengeklaim bakal menawarkan prakiraan lebih baik dan andal daripada yang dimiliki sebelumnya.
Acme Weather akan memiliki berbagai notifikasi unik, termasuk peringatan tentang pelangi dan matahari terbenam. Berbeda dengan aplikasi serupa pada umumnya, prakiraan cuacanya bakal dilengkapi dengan berbagai prediksi alternatif untuk akurasi yang dinilai tim tersebut lebih baik.
Salah satu pendiri Dark Sky, Adam Grossman, menjelaskan dalam sebuah unggahan blog pengantar bahwa prakiraan cuaca buatan aplikasi ini akan memanfaatkan beragam model prediksi cuaca numerik, data satelit, pengamatan stasiun bumi, dan data radar. Alhasil, sehingga prakiraannya dikatakan cukup andal. Acme Weather juga akan menampilkan garis perkiraan tambahan yang menunjukkan kemungkinan hasil lainnya sebagai garis abu-abu pada grafiknya.
“Prakiraan cuaca seringkali salah —itu kan cuaca? Itu salah satu hal yang paling sulit diprediksi,” kata Grossman kepada TechCrunch melalui wawancara via telepon, dinukil TechCrunch, Selasa (24/2/2026). “Dan keluhan terbesar kami terhadap banyak aplikasi cuaca adalah Anda hanya mendapatkan perkiraan terbaik mereka, dan Anda tidak tahu seberapa yakin mereka,” imbuh dia.
Grossman mengatakan, jiks seseorang memahami alternatif aplikasi cuaca yang ada, akan membantunya merencanakan acara-acara besar. “Menurut saya, ini paling berguna untuk badai musim dingin, di mana, mungkin badai dimulai di pagi hari, dan Anda akan mendapatkan salju, tetapi mungkin juga ada kemungkinan badai bertahan sedikit lebih lama —hingga sore hari— yang dalam hal ini adalah hujan,” jelas dia.
































