Logo Bloomberg Technoz

Tentang Pengembalian Dana Tarif Impor AS yang Perlu Diketahui

News
24 February 2026 13:50

Donald Trump saat pertemuan bersama media di Gedung Putih. (Al Drago/Bloomberg)
Donald Trump saat pertemuan bersama media di Gedung Putih. (Al Drago/Bloomberg)

Isabel Gottlieb - Bloomberg News

Bloomberg, Perburuan pengembalian dana (refund) tarif impor kini resmi dimulai. Namun, membedah apa yang disebut Hakim Agung Brett Kavanaugh sebagai "kekacauan" hukum yang bisa berlangsung bertahun-tahun di pengadilan, baru saja memasuki babak awal.

Keputusan Mahkamah Agung AS pada 20 Februari lalu memang telah membatalkan deretan bea masuk yang diberlakukan pemerintahan Donald Trump di bawah Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA). Namun, putusan tersebut tidak secara langsung mengatur soal pengembalian uang. Kini, bola panas ada di tangan Pengadilan Perdagangan Internasional AS (US Court of International Trade) untuk menentukan apakah dana akan dikembalikan, bagaimana mekanismenya, dan siapa saja yang berhak menerimanya.


Satu pertanyaan krusial yang muncul: Apakah perusahaan yang telah membayar tarif akan mendapatkan pengembalian secara otomatis, atau para importir harus menempuh jalur gugatan baru?

"Apakah pengembalian dana akan mencakup seluruh importir secara otomatis atau harus diproses melalui daftar tunggu di Pengadilan Perdagangan Internasional sangat bergantung pada struktur upaya hukum yang ditetapkan pengadilan rendah," ujar Mark Ludwikowski, ketua praktik perdagangan internasional di Clark Hill.