Logo Bloomberg Technoz

Respons Purbaya Soal Keluhan Pengusaha Sawit Soal Revisi DHE SDA

Sultan Ibnu Affan
08 January 2026 18:50

Ilustrasi uang dolar AS yang jadi bagian dari aturan baru terkait penempatan devisa hasil ekspor. Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto
Ilustrasi uang dolar AS yang jadi bagian dari aturan baru terkait penempatan devisa hasil ekspor. Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons sejumlah keluhan kalangan pengusaha sawit yang berujung pada permintaan penundaan revisi kebijakan penempatan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA).

Purbaya tidak mempermasalahkan hal tersebut. Dia justru menuding selama ini industri sawit tidak berperilaku kooperatif dalam membantu optimalisasi cadangan devisadi dalam negeri dalam kegiatan operasional bisnisnya.

"Biar saja. Kenapa selama ini memanipulasi sistem? terpaksa kita lakukan itu karena untuk menutup kebocoran yang tadi. Biar aja protes, kan peraturan kita yang bikin," ujar Purbaya kepada wartawan di kantornya, Kamis (8/1/2025).


Revisi aturan DHE SDA tersebut sebelumnya ditujukan sebagai langkah optimalisasi cadev negara yang diharapkan dapat mampu menahan laju pelemahan rupiah. Revisi tersebut akan mewajibkan eksportir untuk menempatkan DHE-nya ke bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) atau Bank BUMN, berbeda dari sebelumnya yang tidak ada ketentuan tersebut.

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di gedungIndonesia Stock Exchange. Dimas Ardian/Bloomberg

"Dengan [aturan baru] ini kan lebih memperkuat," tutur dia. "Nanti kita lihat dampaknya akan seperti apa, harusnya positif. kalau ada yang ngeluh-ngeluh, ya biar aja ngeluh. Kenapa kemarin mereka bermain-main?"

Sudah Diteken Prabowo