Sebelumnya, Kementerian ESDM menargetkan penyambungan listrik sekitar 1,2 juta rumah tangga dari program Lisdes sepanjang 2025-2029.
Selain itu, program Lisdes turut menargetkan elektrifikasi untuk 5.758 desa.
Kementerian ESDM mengalokasikan dana sekitar Rp4,52 triliun untuk program Lisdes tahun lalu, dengan perincian Rp3,85 triliun untuk pembangunan jaringan listrik perdesaan, Rp0,22 triliun untukk peningkatan jam nyala 24 jam per hari, dan Rp0,45 triliun untuk bantuan pasang baru listrik (BPBL) atau instalasi gratis.
Adapun, kebutuhan investasi untuk program Lisdes sampai akhir 2029 diperkirakan mencapai Rp50 triliun.
(naw)
No more pages





























