Logo Bloomberg Technoz

Investasi Sektor ESDM 2025 Rp532 T, Turun 2% Gegara PLN

Azura Yumna Ramadani Purnama
08 January 2026 13:35

Utang Pemerintah ke PLN Membengkak 81%, Termasuk Diskon Listrik Rp13,61 Triliun. (Diolah dari Berbagai Sumber)
Utang Pemerintah ke PLN Membengkak 81%, Termasuk Diskon Listrik Rp13,61 Triliun. (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan total realisasi investasi di sektor energi dan pertambangan sepanjang 2025 menembus US$31,7 miliar (sekitar Rp532,46 triliun asumsi kurs saat ini).

Realisasi tersebut turun 1,85% dari capaian 2024 yang senilai US$32,3 miliar.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memerinci, total investasi sektor ESDM sepanjang 2025 terdiri dari investasi dari sektor mineral dan batu bara (minerba) atau pertambangan senilai US$6,7 miliar, minyak dan gas bumi (migas) US$18 miliar, kelistrikan US$4,6 miliar, serta energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE) US$2,4 miliar.


“Dibandingkan dengan 2025, [realisasi investasi sektor ESDM] 2025 terjadi koreksi. Di mana? Di listrik. Nanti habis ini saya akan rapat dengan PLN,” kata Bahlil dalam konferensi perse capaian kinerja 2025 kementeriannya, Kamis (8/1/2026).

Menurut Bahlil, rapat dengan PLN tersebut akan membahas percepatan pembangunan proyek-proyek pembangkit baru yang sudah disetujui di dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025—20234.