“Ini saya lihat memang butuh effort dan butuh kerja keras agar bisa dicapai [target investasinya],” ujarnya.
Dari sisi serapan tenaga kerja di sektor ESDM, Bahlil mencatat realisasi 2025 sebanyak 871.574 orang tenaga kerja langsung.
“Biasanya kalau pakai teorinya Prof. Erani [Yustika] Sekjen ESDM, itu biasanya [total tenaga kerja sektor ESDM] x4 atau x5 dari tenaga kerja langsung. Jadi kami juga fokus, sekalipun high tech, kami fokus bagaimana penciptaan lapangan kerja sebagaimana bentuk tanggung jawab negara memberikan ruang bagi anak-anak Republik Indonesia,” kata Bahlil.
(wdh)
No more pages




























