Serapan B40 14,2 Juta Kl, Bahlil Kebut B50 Buat Semester II-2026
Azura Yumna Ramadani Purnama
08 January 2026 13:13

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan realisasi pemanfaatan program mandatori biodiesel B40 sepanjang 2025 mencapai 14,2 juta kiloliter (kl), yang diklaim berhasil menurunkan impor solar sebanyak 3,3 juta kl.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan realisasi tersebut setara dengan 105,2% di atas target pemanfaatan biodiesel B40 sebanyak 13,5 juta kl pada tahun lalu.
“Kebijakan mandatori biodiesel, saya bersyukur bahwa impor solar kita pada 2024 masih kurang lebih 8,3 juta kl, kemudian pada 2025 turun menjadi 5 juta kl. Jadi ini akibat apa? Program biodiesel kita, B40,” kata Bahlil dalam konferensi pers kinerja 2025 kementeriannya, Kamis (8/1/2026).
Lebih lanjut, realisasi progam B40 pada 2025 juga diklaim berkontribusi terhadap penghematan devisa senilai Rp130,21 triliun pada tahun lalu, serta pengurangan emisi mencapai 38,88 juta ton CO2 ekuivalen.
Sementara itu, peningkatan nilai tambah minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) menjadi biodiesel B40 pada tahun lalu dilaporkan mencapai Rp20,43 triliun.






























