IHSG Berpotensi Lanjut Melemah, Ini Sebab dan Pemicunya
Muhammad Julian Fadli
27 February 2026 08:12

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini Jumat 27 Februari 2026, berpotensi melanjutkan tren pelemahan. Sejumlah sentimen menghantui, dari peringatan S&P menyoal fiskal Indonesia, hingga tarif yang digagas Donald Trump menghadirkan tantangan yang lebih besar.
Pada perdagangan saham kemarin, Kamis (26/2/2026), IHSG ditutup di zona merah dengan mencatatkan pelemahan 1,04% hingga menutup perdagangan di posisi 8.235.
Secara teknikal IHSG berpotensi lanjutkan tren bearish, dengan menuju area support trendline terdekatnya pada area level 8.200 hingga 8.140 setelah perdagangan sebelumnya, IHSG melemah dengan tekanan hebat berturut–turut pada time frame daily.
Adapun support kuat selanjutnya yang menarik dicermati ada pada level 8.100. Sedang untuk resistance penguatan pertama pada level 8.300 sebagai target potensialnya, dan ada resistance 8.380 sebagai target selanjutnya.
Sentimen pada perdagangan hari ini utamanya datang dari S&P Global Ratings yang memperingatkan adanya peningkatan tekanan fiskal, utamanya kenaikan biaya pembayaran utang, memperbesar risiko penurunan terhadap profil kredit Indonesia, dan dapat memicu tindakan peringkat negatif.






























