Logo Bloomberg Technoz

Rebound, Bitcoin Berpotensi Tembus US$75 Ribu

Muhammad Julian Fadli
26 February 2026 12:20

Bitcoin Pulih karena Trader Membeli Saat Harga Turun Setelah Penurunan 50% dari Puncaknya (Bloomberg)
Bitcoin Pulih karena Trader Membeli Saat Harga Turun Setelah Penurunan 50% dari Puncaknya (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Aset kripto kompak bergerak di zona hijau dalam 24 jam perdagangan terakhir. Termasuk Bitcoin, yang terus dekati level US$70.000.

Berdasarkan data Bloomberg, Bitcoin harganya berhasil melesat 7,65% point–to–point hingga menyentuh US$68.557 pada perdagangan siang hari ini per pukul 12:00 WIB. Menandai kenaikan intraday terbesar sejak 6 Februari.

Kembalinya arus dana yang masuk ke produk ETF Bitcoin Spot jadi pendorong. Data on–chain menunjukkan aset ini berpotensi mencatat kenaikan yang signifikan apabila korelasi dengan pasar kembali normal.


Siklus saat ini menempatkan ETF Bitcoin Spot yang tercatat di papan perdagangan utama Amerika Serikat (AS) sebagai pintu masuk utama bagi investor institusional maupun ritel. Dengan demikian, menyitir laporan Benzinga, arus dana ETF menjadi indikator paling modern untuk menilai apakah peningkatan minat benar–benar dikonversi menjadi investasi.

Putusan Mahkamah Agung AS yang membatasi yurisdiksi tarif, serta rumor potensi eskalasi antara AS dan Iran, terus memperkuat keterkaitan Bitcoin dengan aset berisiko lainnya.