Logo Bloomberg Technoz

Saham Emiten Emas Bullish, Cek Rekomendasi dan Target Harganya

Muhammad Julian Fadli
08 January 2026 13:40

Karyawan menata emas Logam Mulia Antam di Toko Mas Bintang Timur, Jakarta, Rabu (7/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menata emas Logam Mulia Antam di Toko Mas Bintang Timur, Jakarta, Rabu (7/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia terus menjadi perhatian setelah beberapa kali menyentuh rekor tertinggi, seiring tersulutnya ketidakpastian geopolitik, fluktuasi pasar, serta tekanan inflasi. Dengan itu, emiten emas seperti PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), misalnya, dinilai menarik.

Mengutip riset Senior Analis Mirae Asset Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta, operasi militer AS secara besar-besaran di Venezuela telah meningkatkan gejolak global di pasar komoditas.

“Peristiwa ini berpotensi membuat market volatil, dan biasanya mendorong risk–off sentiment, yaitu pelarian ke aset aman seperti emas maupun obligasi misalnya,” terang Nafan dalam riset yang diterbitkannya, Kamis (8/1/2026).


Sementara dari dalam negeri, para pelaku pasar mencermati lebih jauh data rilisan Badan Pusat Statistik (BPS) dan juga Bank Indonesia (BI), dengan data-data Keyakinan Konsumen, inflasi, sampai dengan neraca perdagangan.

Mirae menjelaskan, harga emas masih fluktuatif, tetapi berada di jalur penguatan merespons kondisi geopolitik.