Logo Bloomberg Technoz

Buruh: Impor Pikap India Ancam PHK Ribuan Pekerja Lokal

Sultan Ibnu Affan
24 February 2026 16:40

Mobil pickup Tata Motors (Dok. Tata Motors)
Mobil pickup Tata Motors (Dok. Tata Motors)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) turut menyoroti rencana impor 105.000 unit mobil pikap dari India yang dinilai berpotensi mengancam kelangsungan kerja puluhan ribu buruh di industri otomotif nasional.

Presiden KSPI sekaligus Ketua Partai Buruh, Said Iqbal, mengungkapkan, sejumlah anggota KSPI di perusahaan produsen mobil telah menyampaikan kekhawatiran langsung kepada serikat terkait potensi penurunan produksi akibat kebijakan impor tersebut.

Menurutnya, masuknya 105.000 unit pikap impor akan membuat output produksi pabrik otomotif dalam negeri menurun, yang pada akhirnya berpotensi memicu pengurangan kontrak kerja hingga PHK.


"Anggota kami di produsen-produsen mobil sudah datang dan menyampaikan langsung. Ada potensi PHK karena output produksi bisa turun akibat impor 105.000 pick up dari India,” ujar Said dalam konferensi pers daring, Selasa (24/2/2026).

Said mengatakan, sejumlah buruh tersebut berasal dari produsen otomotif seperti Hino, Daihatsu, Isuzu, hingga Toyota. Mereka dinilai juga mampu memproduksi kebutuhan mobil oleh BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara tersebut.