Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Net Buy Saham Rp229 Miliar Dorong IHSG Cetak Rekor

Muhammad Julian Fadli
08 January 2026 07:35

Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Rabu 7 Januari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup hari di level 8.944,81 usai menguat 0,13% yang merupakan pencapaian level tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH).

Berkontribusi terhadap penguatan IHSG, investor asing amat gencar melangsungkan beli bersih (net buy) mencapai Rp229,8 miliar pada perdagangan saham pasar reguler. Sama halnya, pada seluruh pasar investor asing net buy Rp201,1 miliar.

Adapun investor asing mencatat net buy terbesar pada saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencapai Rp614,11 miliar. Dipacu oleh akumulasi beli yang agresif, saham ANTM menguat 11,59% hingga melesat di posisi Rp3.850/saham.

Penutupan Saham ANTM pada Rabu 7 Januari 2026 (Sumber: Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi yang paling jadi incaran akumulasi oleh investor asing selama perdagangan Rabu (7/1/2026):

  1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp614,11 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp247,85 miliar
  3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp195,78 miliar
  4. PT Astra International Tbk (ASII) Rp168,44 miliar
  5. PT Timah Tbk (TINS) Rp164,99 miliar
  6. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp149,72 miliar
  7. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp123,2 miliar
  8. PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) Rp79,43 miliar
  9. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp52,86 miliar
  10. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp42,52 miliar

Sedang pada kesempatan yang sama, investor asing net sell yang masif pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencapai Rp594,08 miliar. Sebagai imbas manuver jual, saham BMRI melemah 1,43% dan ditutup di posisi Rp4.810/saham.

Penutupan Saham BMRI pada Rabu 7 Januari 2026 (Sumber: Bloomberg)