Harga Makin Melemah, Bitcoin Coba Bertahan di Level US$63 Ribu
Redaksi
24 February 2026 14:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pergerakan Bitcoin hingga Selasa (24/2/2026) siang pukul 14.15 waktu Indonesia semakin melemah sekitar 3,9% dalam 24 jam perdagangan terakhir ke US$63.274 (setara Rp1,06 miliar).
Analis menilai bahwa pelemahan Bitcoin bukan sebatas siklus yang bersifat struktural. Lebih banyak karena guncangan makro di tengah pasar yang banyak mengambil posisi leverage. Fundamental tetap terjaga.
Pelemahan BTC terbaru juga memperpanjang kerugian mingguan menjadi 6,4%, mengutip data CoinGecko. Pasar kripto secara keseluruhan mencatat arus keluar pekan kelima secara berurutan.
“Penurunan Bitcoin hingga di bawah US$64.000 tak berarti menjadi fenomena satu-satunya. Ini adalah hasil dari beberapa gejolak makro yang terjadi secara bertahap pada pasar yang telah menumpuk leverage signifikan sejak rekor tertinggi Oktober 2025,” jelas Rachael Lucas, analis di BTC Markets, dilaporkan Decrypt, Selasa.
Meski melekat dengan mantra ‘emas digital’ tapi Bitcoin hari ini tetaplah aset yang berisiko. “Pada saat makro mengalami kegelisahan akut, modal bergerak ke safe haven tradisional. Bitcoin belum sampai di sana,” lanjut Lucas.

































