Logo Bloomberg Technoz

Lantas, apakah rupiah akan terus melemah atau mampu berbalik arah hari ini? 

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), rupiah masih berisiko melemah. Target support terdekat ada di Rp16.780/US$. Support berikutnya adalah Rp16.800/US$.

Apabila kembali break kedua support tersebut, maka rupiah bisa saja terdepresiasi lebih dalam menuju Rp16.850/US$. Support terjauh ada di Rp16.870/US$.

Namun jika rupiah mampu menguat hari ini, maka resistance yang menarik dicermati ada di kisaran Rp16.740-16.700/US$.

Adapun rupiah sejatinya masih ada potensi penguatan optimistis lanjutan bila sentimen di pasar mulai membaik ke resistance potensialnya ke level Rp16.600/US$.

Analisis Teknikal Rupiah Kamis 8 Januari 2026 (Sumber: Bloomberg)

Faktor Pekenan

Sentimen risk-off masih terus menyala selama eskalasi ketegangan geopolitik belum mereda. Pasca krisis Venezuela, AS pun mengancam akan mencaplok Greenland yang disebut memiliki sumber kekayaan alam. 

Dari sisi domestik, faktor fundamental ekonomi belum cukup kuat untuk membalikkan sentimen baik di pasar foward maupun pasar spot. Inflasi Indonesia yang naik ke 2,92% dapat mengurangi ruang pelonggaran moneter dan memperkuat fokus kebijakan pada stabilisasi nilai tukar. 

Sementara, sinyal moderasi pada sektor manufaktur dan melemahnya kinerja ekspor akibat perlambatan permintaan global membuat prospek aliran kinerja devisa jangka pendek juga kian terbatas. 

Ke depan, pergerakan rupiah akan terus dipengaruhi oleh arah kebijakan moneter global, terutama ekspektasi suku bunga AS, serta perkembangan kondisi geopolitik. Dalam jangka pendek, rupiah akan bergerak konsolidatif dengan kecenderungan melemah. 

(riset/aji)

No more pages