Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Naik Dekati Rekor 42 Bulan saat Iran Tutup Hormuz

News
13 March 2026 06:20

Timur Tengah Makin Panas, Harga Minyak Mentah Melambung (Diolah dari Berbagai Sumber)
Timur Tengah Makin Panas, Harga Minyak Mentah Melambung (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg News

Bloomberg, Harga minyak memperpanjang kenaikan dari penutupan tertinggi sejak Agustus 2022 dalam salah satu pekan perdagangan paling volatil yang pernah terjadi. Para investor bersiap menghadapi gejolak lebih lanjut setelah Iran berjanji akan mempertahankan Strait of Hormuz agar tetap tertutup secara efektif.

West Texas Intermediate naik hingga 2,2% menjadi US$97,85 per barel, dengan harga berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan lagi. Brent Crude ditutup di atas US$100 pada Kamis. Dalam komentar publik pertamanya sejak menggantikan ayahnya, pemimpin tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei mengatakan Republik Islam akan berupaya memastikan jalur perairan penting bagi minyak dan gas alam tersebut tetap tertutup.


International Energy Agency memperingatkan pada Kamis bahwa gangguan pasokan saat ini merupakan yang terbesar dalam sejarah pasar minyak global. Pernyataan dari Khamenei muncul ketika Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa mencegah Iran memiliki senjata nuklir dan menjadi ancaman bagi Timur Tengah adalah “kepentingan yang jauh lebih besar dan lebih penting bagi saya” dibandingkan biaya minyak.

Hampir terhentinya pengiriman melalui Strait of Hormuz di dekat Iran dan Semenanjung Arab telah menghambat pengapalan minyak mentah, gas alam, serta produk seperti diesel kepada pelanggan global, sehingga mendorong kenaikan harga energi. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan krisis inflasi dan mulai menekan sejumlah perekonomian.