Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Siapkan Proyek Sampah Jadi Energi di 34 Titik

Redaksi
07 January 2026 20:35

Petugas melakukan pengelolaan kotoran hewan di Waste to Energy, Jakarta, Kamis (21/9/2023).(Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Petugas melakukan pengelolaan kotoran hewan di Waste to Energy, Jakarta, Kamis (21/9/2023).(Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pemerintah akan segera memulai pembangunan proyek waste-to-energy  atau pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) pada awal tahun ini.

Prasetyo menjelaskan, proyek tersebut akan dibangun di 34 titik yang tersebar di 34 kabupaten/kota, khususnya di daerah dengan volume timbunan sampah harian mencapai rata-rata 1.000 ton per hari. Pembangunan PSEL diharapkan mampu mengurangi beban lingkungan sekaligus menekan risiko kesehatan akibat penumpukan sampah.

“Waste to Energy akan dibangun di 34 kabupaten/kota atau di 34 titik yang hari ini sampahnya sudah mencapai 1.000 ton lebih per hari. Ini memerlukan penanganan sesegera mungkin untuk diolah sehingga sampah-sampah tersebut tidak menggunung dan menimbulkan banyak masalah,” ujar Prasetyo dalam konferensi pers usai Taklimat Awal Tahun 2026 di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1).


Ia menambahkan, proyek PSEL tersebut merupakan satu dari 18 proyek hilirisasi strategis yang akan mulai dikerjakan pada periode Januari hingga Maret 2026.

Sebelumnya, pemerintah menyampaikan bahwa 18 proyek hilirisasi tersebut telah melewati tahap prastudi kelayakan dan diperkirakan memiliki nilai investasi mencapai Rp600 triliun. Realisasi investasi proyek-proyek tersebut akan dipimpin langsung oleh Danantara Indonesia.