Kemenkes: Obat-obatan Hancur Akibat Banjir Sumatera
Dinda Decembria
05 December 2025 18:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, Lucia Rizka Andalusia, mengungkapkan sejumlah fasilitas penyimpanan obat di beberapa wilayah terdampak bencana Sumatera mengalami kerusakan berat. Kondisi ini berdampak langsung pada distribusi obat, vaksin, hingga logistik kesehatan untuk layanan kritis di lapangan.
Rizka menjelaskan bahwa Aceh menjadi wilayah dengan kerusakan paling parah, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang. Dari 23 kabupaten/kota, terdapat lima gudang farmasi yang terdampak signifikan.
“Di Aceh itu Tamiang, Aceh Singkil, Bireuen, Aceh Utara, dan Aceh Barat Daya. Yang paling parah memang di Tamiang, obat-obatannya hancur, rusak semua, habis,” ujar Rizka di Gedung Kemenkes, Jumat (5/12).
Ia menambahkan, beberapa gudang yang memiliki lantai dua masih dapat menyelamatkan sebagian stok.
Selain Aceh, kerusakan berat juga terjadi di Sumatera Utara, terutama di Kabupaten Tapanuli Tengah. Rizka menyebut seluruh vaksin dan obat di wilayah tersebut rusak akibat tingginya genangan.































