
Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (2/12/2025) berhasil berada di atas level resistance 8.600. Hingga jeda Sesi I, IHSG mencatat kenaikan 0,65% di posisi 8.604.
Adapun rentang perdagangan terjadi pada level 8.564 sampai dengan 8.616 yang juga merupakan level harga tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH).
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia memperhitungkan nilai perdagangan mencapai Rp12,04 triliun dari sejumlah 24,4 miliar saham yang berhasil diperjualbelikan. Sementara nilai tukar rupiah berhasil menguat 0,22% ke level Rp16.622/US$ pada Selasa siang hari.
Sejumlah saham menjadi pemicu utama penguatan IHSG pada Sesi I hingga cetak rekor ATH. Saham–saham perindustrian, saham konsumen non primer, dan saham infrastruktur mencatat kenaikan tertinggi, dengan masing–masing melesat 3,01%, 2,01% dan 1,42%.
Menguatnya IHSG merupakan efek secara langsung dari kenaikan sejumlah saham Big Caps, terutama saham TPIA, saham ASII, dan saham BBRI.






























