Logo Bloomberg Technoz

IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan 10 Hari Beruntun

Cahya Puteri Abdi Rabbi
22 July 2026 08:15

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini. Jika terjadi, ini bakal menjadi penguatan IHSG selama sepuluh hari beruntun.

IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat 1,74% ke level 6.340,02, penguatan selama sembilan hari beruntun.

Para pelaku pasar diperkirakan akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang menurut konsensus akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps).


"Sentimen domestik juga didukung optimisme pembentukan Pusat Keuangan Internasional Indonesia (PFII), peringkat kredit Indonesia yang tetap BBB dengan outlook stabil dari S&P Global Ratings, serta rencana penerbitan Panda Bond yang memperoleh peringkat AAA dengan outlook stabil di China," kata Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda dalam risetnya pada Rabu (22/7/2026).

Ia mengatakan, pasar hari ini akan mencermati hasil RDG Bank Indonesia. Konsensus memperkirakan BI Rate naik 25 bps menjadi 6,00% sebagai langkah menjaga stabilitas rupiah dan mengantisipasi tekanan inflasi. Sementara dari eksternal, perhatian investor masih tertuju pada perkembangan konflik di Timur Tengah.