Logo Bloomberg Technoz

Lebih lanjut, dia memastikan seluruh operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta menyetujui pembelian BBM dasaran dari Pertamina, antara lain; PT APR (operator SPBU BP-AKR), PT Vivo Energi Indonesia (Vivo), PT ExxonMobil Lubricants.

Akan tetapi, pasokan BBM milik Exxon masih tersedia sehingga perusahaan tidak memerlukan tambahan impor bensin.

“Swasta kan sudah aman. Jadi pada saat ini BP-AKR sudah [pesan ke Pertamina sebanyak] 2 kargo, menjelang 3 kargo. Vivo sudah. Kemudian Shell sudah final negosiasi. Kemudian yang Exxon mereka masih punya cadangan. Jadi sebenarnya sudah aman,” ungkap Laode.

Sebelumnya, PPN mengumumkan Vivo telah menyerap kargo impor BBM dasaran dari perseroan sebanyak 100.000 barel. Dengan begitu, kini bensin jenis Revvo 92 (RON 92) mulai kembali tersedia di jaringan SPBU Vivo.

Sementara itu, BP-AKR juga sudah menyerap kargo impor BBM dasaran sebesar 100.000 base fuel dari PPN. Dalam perkembangannya, Kementerian ESDM mengatakan BP-AKR membeli base fuel impor kedua dari PPN dan ditargetkan akan melakukan pembelian ketiga.

Manajemen BP-AKR sudah mengonfirmasi bahwa kargo BBM kedua akan tiba di Tanah Air akhir pekan lalu, akan tetapi hingga saat ini BP-AKR belum mengonfirmasi terkait pasokan BBM tambahan tersebut.

Terlebih, dalam situs resmi BP-AKR pasokan BBM perusahaan masih belum berangsur normal.

(azr/wdh)

No more pages