Logo Bloomberg Technoz

Impor Diproses, BBM SPBU Shell Ditarget Tersedia Akhir November

Azura Yumna Ramadani Purnama
25 November 2025 08:40

Suasana sepi SPBU saat stok BBM kosong di SPBU Shell Arteri Pondok Indah, Jakarta, Kamis (18/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Suasana sepi SPBU saat stok BBM kosong di SPBU Shell Arteri Pondok Indah, Jakarta, Kamis (18/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan stok bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Shell Indonesia kembali terisi akhir bulan ini.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman menjelaskan proses negosiasi antarbisnis atau business to business (B2B) antara Shell dan PT Pertamina Patra Niaga (PPN) sudah memasuki tahap akhir, bahkan tanker Pertamina sudah mulai bersiap mengantar base fuel untuk Shell.

“Dalam waktu dekat. Jadi, informasinya kargo sedang persiapan untuk bergerak dari tempat pengisian. Kalau dari info yang ada, akhir bulan ini [stok BBM di Shell kembali tersedia],” kata Laode kepada awak media, ditemui di Kompleks Parlemen, Senin (24/11/2025) malam.


Laode mengklaim BBM dasaran yang dibeli Shell dari Pertamina akan menambal kebutuhan pasokan badan usaha (BU) swasta tersebut hingga akhir tahun atau setidaknya sampai pengadaan impor 2026 dilakukan.

Truk tangki bahan bakar mengirimkan bensin di SPBU Royal Dutch Shell Plc di Redondo Beach, California./Bloomberg-Patrick T. Fallon

Akan tetapi, dia enggan mengungkapkan besaran volume base fuel yang dibeli oleh Shell dari Pertamina. Menurut Laode, hal tersebut merupakan kewenangan Pertamina untuk menjelaskan.