Logo Bloomberg Technoz

Harga Emas Melesat 2%, Waktunya Jual atau Beli?

Hidayat Setiaji
25 November 2025 07:48

Emas batangan. (Dok Bloomberg)
Emas batangan. (Dok Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia melesat pada perdagangan kemarin. Harapan akan penurunan suku bunga acuan di Amerika Serikat (AS) jadi penyulut meroketnya harga sang logam mulia.

Pada Senin (24/11/2025), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.143,9/troy ons. Melejit 2,02% dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu dan menjadi yang tertinggi sejak 13 November.

Pernyataan sejumlah pejabat teras bank sentral AS Federal Reserve jadi penyebab kenaikan harga emas. Anggota Dewan Gubernur The Fed Christopher Waller terang-terangan mendukung penurunan suku bunga acuan dalam rapat bulan depan.


“Kekhawatiran saya utamanya adalah pasar tenaga kerja. Jadi saya menyarankan penurunan suku bunga dalam rapat selanjutnya. Setelah itu, kami bisa menerapkan pendekatan dari rapat ke rapat mulai Januari,” tegas Waller wawancara dengan Fox Business Network, seperti diwartakan Bloomberg News.

Akhir pekan lalu, Gubernur Bank Sentral AS (Federal Reserve) New York John Williams menyatakan bahwa ruang penurunan suku bunga acuan masih terbuka dalam waktu dekat.